Postingan

Pak Jokowi we Lope and Hattt You

Gambar
Bismillah... Sedih nglihat perpecahan yang entah kpan selsainya.hhe. Yang pro ngebalain seakan-akan Pak Jokowi adalah nabi. Yang satunya selalu nyinyir ngejelek2in seakan-akan Pak Jokowi tidak ada benarnya. Yahh, pro dan kontra memang sudah ada sejak jaman Rosulullah SAW dulu. Karena sy belum bisa melakukan apa-apa, saya lebih memilih mendoakan dan mencoba berpikir seobyektif atas apa yang terjadi di tempat lahirku ini. Selain mendoakan, akhir-akhir ini sya mencoba mencari informasi berkaitan dengan Presiden Jokowi baik informasi positif maupun negatif. Tapi ini perspektif sya nggeh  Berita yang terkategorikan kontroversi dan negatif menurut pendapat saya  grin emoticon Pada awal penunjukkan menteri, apa yang digembar-gemborkan Presiden Jokowi ingin membentuk kabinet yang ramping tidak terealisasi. Komposisi profesional dan politisi juga dinilai masih identik bagi-bagi kursi. BBM diserahkan ke mekanisme harga pasar. Ini paling kontroversi sebenarnya menurut saya. Sa...

Harus lebih Peduli terhadap Proses Lelang di Negara ini !

Gambar
Menempati urutan kedua dalam sumbangsih kasus korupsi di Indonesia, pengadaan barang/jasa dinilai masih jalan di tempat pascareformasi tahun 1998. Perubahan dari manual ke elektronik tidak serta-merta mampu menjadikan pengadaan barang/jasa terbebas dari penyakit akut bernama KKN yang menjangkit bangsa ini. KPK merilis kasus-kasus korupsi di Indonesia selama tahun 2013 dan pengadaan barang/jasa menjadi runner up sebagai kasus terbanyak korupsi di Indonesia. Tentu berbagai perubahan yang telah dilakukan baik pemerintah pusat maupun daerah tidak semuanya mengecewakan. Tapi fakta bahwa mendapat predikat kedua dalam kasus korupsi di Indonesia, menandakan masih banyak yang harus dievaluasi dari agenda besar pengadaan barang/jasa di Indonesia. Lantas kenapa kita merasa perlu dan penting untuk peduli terhadap pengadaan barang/jasa di Indonesia? Karena pengadaan barang/jasa berkontribusi besar terhadap penyerapan APBN dan APBD. Jadi siapapun yang mengaku berwarganegara Indonesia wajib huku...

Great Teacher Rani Yuanita

Gambar
"Kesan saya saat bersama Kak Rani, Kak Rani itu orangnya murah senyum, cara mengajarnya asyik, saya mudah mengerti. Rasanya saya tidak ingin berpisah dengan Kak Rani. Terima kasih Kak Rani jasa-jasanya telah membimbing saya. Semoga Allah membalasnya." Begitulah satu dari sekian banyak kalimat yang dituliskan anak-anak didiknya di Pesantren Hidayatullah Kendari. Harus saya akui, saya iri dengan perempuan bernama lengkap Rani Yuanita ini. Bagaimana tidak, hanya dalam waktu kurang dari 8 bulan, anak didik dimana dia mengabdikan diri begitu kehilangan saat dia harus mengucapkan kata perpisahan. Hampir semua kesan dan pesan yang dituliskan murid-muridnya tidak ingin berpisah dengannya. Tentu sangat berbeda dengan apa yang saya dapatkan sampai detik ini.hhee. Belum pernah mendapatkan kesan yang begitu dalam dari tempat saya mengabdi sampai dengan saat ini :D. Ketulusan. Kata ini yang mungkin belum sepenuhnya saya kuasai dalam penerepannya. Seringkali saya ma...

“Tentang Partai (Islam),” katanya.

Gambar
gambar diambil dari fauzanra23.wordpress.com Ada pertentangan yang begitu kuat saat coba memahami cara dan strategi partai-partai Islam dalam menarik suara dalam pemilu. Setiap partai memang punya strategi dan caranya masing-masing dan bukan kapasitas saya untuk mencampuri strategi itu. Saya mencoba menuliskan “ketidakenakan” dalam hati ini sebagai bentuk pertanyaan seorang awam yang mengidentitaskan diri sebagai umat muslim. Pertentangan ini muncul saat saya melihat kenyataan bahwa partai-partai islam mengatasnamakan dakwah sebagai cara atau strategi dalam memperoleh massa. Entah kenapa, saya begitu muak melihat identitas-identitas partai yang menggunakan strategi dakwah untuk meraih simpati umat. Saya mencoba mengkaji lebih dalam tentang pertentangan-pertentangan yang saya rasakan ini. Membantu umat dengan menyelipkan logo partai atau menyampaikan kebenaran dengan embel-embel pilih partai yang bersangkutan. Sampai pada akhirnya muncul pertanyaan haruskah identitas partai me...

Sekedar Nulis, Semoga Bermanfaat

Gambar
Beberapa bulan ke depan daerah atau tempat tinggal kita pasti akan banyak kunjungan atau setidaknya gambar-gambar orang yang katanya calon wakil rakyat. Memang tidak harus menunggu beberapa bulan ke depan, karena dari beberapa bulan terakhir gambar-gambar itu telah banyak bermunculan.hhe. Pemilu, pesta demokrasi katanya. Pesta yang terdiri dari pemilihan legislatif dan pemilihan presiden. Dari awal pengistilahan "pesta demokrasi" memang sudah mengindikasikan bahwa kegiatan ini tak lebih dari sekedar perayaan/hura-hura yang identik dengan menghambur-hamburkan uang. Ahh, masa bodoh dengan istilah itu :D. Bukan bermaksud sok tahu hanya ingin berbagi pengetahuan jika ada orang yang mengatasnamakan wakil rakyat apa yang harus kita lakukan:       1.        Pemilihan Legislatif a.     Jika si calon ngomong panjang lebar tentang kepentingan rakyat yang terdengar luar biasa menakjubkan tapi terasa diawang-awang, sebaiknya tanyakan kepada ...

Tentang Pecel Ayam

Gambar
Harga suatu barang ditentukan oleh mekanisme pasar. Begitulah kira-kira yang saya ingat dari beberapa teori ekonomi yang pernah saya pelajari. Teorinya siapa ini, saya juga lupa pastinya.hhe. Tapi kalau tidak salah teorinya Mbah Smith. Beberapa hari yang lalu saya tidak sengaja membicarakan fluktuasi konsumen dalam satu bulan penjualan pecel ayam di Kendari. Tentu dengan si Mas Penjual yang sudah pasti orang Jawa Timur. Celetukan saya pertama adalah “tumben kok sepi Mas ?” Kemudian si Masnya menjawab “iya mas, kalau menjelang tanggal 25 biasane sepi. Engko tanggal 25 ke atas biasane rame maneh. Tengah ulan sepi maneh.” Pembicaraan kemudian berlanjut tentang harga bahan pokok dari bisnis kuliner yang hampir ada di setiap penjuru Indonesia ini. Saya bertanya ke Mas Penjual, “Emang regane harga pokok neng Jawa karo neng Kendari bedo adoh Mas? Soale kok bedone adoh banget rego pecel lele neng kene karo neng Jawa,hhe.” Si Mas Penjual kemudian menjelaskan hal yang menurut saya sangat m...

Tentang Pendidikan

Gambar
Beberapa hari yang lalu saya membaca tulisan media nasional tentang plagiarisme dalam dunia pendidikan. Bukan merupakan sesuatu hal yang baru memang, tapi saya tertarik membaca tulisan itu karena yang bersangkutan adalah dosen tempat saya menuntut ilmu.hhe. Malu pasti, tapi inilah realitas dunia pendidikan di Indonesia. Penjahat atau mafia berkedok guru besar, profesor atau gelar prestise lain masih cukup mudah kita temukan di institusi yang katanya tempat orang-orang idealis ini. Saya juga yakin, bukan hanya di kampus saya fenomena ini terjadi. Kampus-kampus lain pun tidak jauh berbeda kondisinya. Menemukan plagiator dalam dunia pendidikan adalah suatu hal yang mudah. Dalam beberapa kasus malah bersifat traksaksional,hhe. Memahaminya memang harus komprehensif, kenapa seorang yang sering kali kita anggap sebagai tauladan dalam bidang keilmuwan melakukan hal busuk seperti itu. Kenyataan bahwa dunia pendidikan di Indonesia masih sangat minim penghargaannya terhadap karya,...

Tentang Zaman dan Kebenaran

Gambar
Kata orang berpikir mendalam, kontemplasi, merenung atau kata-kata sepadan lainnya. Tapi kalau kata saya ini disebut Ndleming Setiap zaman punya ciri khasnya masing-masing. Merenungi kalimat sederhana ini memang terkesan mudah. Dan saya yakin hampir setiap orang pasti mengamini pernyataan ini. Karakter, identitas, ego, dan keinginan untuk beda dengan yang lain menjadi alasan hampir setiap orang setuju bahwa setiap zaman punya ciri khasnya masing-masing. Jarang dan bahkan hampir tidak ada angkatan dalam suatu perkumpulan baik di segala tingkat pendidikan menjelekkan angkatannya sendiri. Saling mengunggulkan dan bahkan tidak jarang jadi bumbu perang angkatan,hhe. Aktivis angkatan ’66 tidak mau disamakan perjuangannya dengan angkatan ’98, dan begitu seterunya. Pun begitu dengan ujian hidup. Ujian hidup berkembang sesuai dengan zamannya. Meskipun ujiannya itu-itu saja, tapi peran setan untuk mem- packaging -nya sangat mengikuti perkembangan zaman. Tujuannya jelas, menjauhkan manu...

Jika pada akhirnya

Gambar
Pengalaman mengajarkan kita akan banyak hal. Tentang bahagia, tentang susah, tentang mendapatkan, tentang kehilangan, tentang kekayaan, tentang kemiskinan, dan tentang kehidupan yang lainnya. Memahaminya sebagai suatu hikmah memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Akan selalu ada bekas di setiap perjalanan hidup kita. Dan biarkan waktu yang memaksa kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik atau justru sebaliknya. Menjadi lebih bijak adalah harapan setiap orang. Pun begitu denganku, berharap saat ini dan ke depannya bisa lebih bijak dalam memaknai kehidupan. Dan jika dalam perjalanannya aku harus berbelok, atau bahkan seringkali berhenti di jalan, aku harap itu adalah rangkaian perjalanan, bukan dari akhir perjalanan. Jika perjalan itu sampai pada episode dengan seseorang aku harus menjalaninya, aku berharap dia bisa menjadi pengingat saat aku salah, menjadi penyemangat saat aku jatuh, menjadi sahabat saat dunia terasa begitu berat. Jika pada akhirnya itu kamu, aku...

Tentang Identitas

Gambar
“Rief suaramu kok medok sekali ya, Rief kamu kok katrok sekali ya, Rief kamu kok ndeso sekali ya.” Kata-kata tersebut sering terdengar di telinga saya,hhe. Tepatnya saat saya mulai memasuki dunia per-SMA-an. Perubahan dari SMP di desa dengan SMA di kota membuat nada suara saya asing bagi teman-teman baru saya :D. Dan kenyataan itu masih harus saya terima sampai saat sekarang. Entah kenapa, karakter suara saya tidak bisa dilepaskan dari keseharian tempat saya dilahrikan. Sebenarnya saya tidak sedang bermaksud menulis tentang ciri-ciri saya, hanya saja petikan sapaan-sapaan itu sepertinya menggambarkan tentang apa yang sedang ada dalam benak pikiran saya. Tentang identitas saya, anda, dan kita sebagai warga negara Indonesia. Sebenarnya saya sedang muak melihat fenomena yang ada di negara ini. Fenomena penonton alay, fenomena boy band atau girl band, fenomena pemerkosaan, fenomena kegadget-gadgetan, atau fenomena sinetron yang tak masuk akal. Entah sudah berapa banyak tulisan seseo...

Nama Beliau Sarmiyati

Gambar
Sarmiyati. Begitulah nama beliau, hanya satu kata yang sebenarnya saya sendiri juga tidak tahu apa makna nama beliau. Saya hanya hanya tahu, nama itu diberikan oleh almarhum kakek dan nenek saya. Tidak ada yang tahu pastinya, kapan beliau lahir. Dipan dimana kakek dan nenek menuliskan tanggal kelahiran beliau sudah habis dimakan rayap. Hanya saja beliau bilang “Kalau tidak salah Ibu lahir tanggal 18 Maret 1956.” Beliau adalah ibunda saya, cerminan perempuan Jawa tulen yang lahir di era ‘50an. Lahir di saat maraknya organisasi berlambang clurit berkeliaran mencari massa di daerah, tak terkecuali kampung halaman beliau. Lulusan Sekolah Rakyat, itulah satu-satunya pendidikan yang pernah beliau rasakan. Seperti pada umumnya perempuan Jawa, Ibunda saya nampak sedikit ortodoks dengan wawasan beliau yang memang terbatas. Terlihat agak galak, saat anak-anaknya nakal dan susah diatur,hhe. Namun beliau sangat penyayang, meski terhitung amat jarang mengucapkan kata sayang. Beliau adal...

Menikahlah karena Allah

Gambar
Sejujurnya saya juga belum tahu-menahu tentang makna kata ini, “menikah.” Tapi perjalanan hidup membuat saya mau tidak mau harus memaknai dan memahami kata ini lebih dalam lagi,hhe. Bukan dalam rangka berpujangga atau kata-kata sepadan lainnya, tulisan ini hanya ungkapan dan jawaban atas keraguan dari berbagai pertanyaan yang seringkali memengaruhi sistem kerja otak saya. Setiap orang pasti pernah memiliki rasa yang biasa dikenal dengan cinta. Termasuk cinta dengan lawan jenis, kalau yang tidak pernah justru saya malah yang khawatir :p. Bisa jadi itu indikasi perilaku menyimpang.hhe. Jutaan karya tercipta di dunia ini hanya oleh satu kata “cinta.” Entahhh, saya juga tidak paham kenapa, tapi kata ini seperti memiliki karisma yang begitu tinggi. Yang jika seseorang telah merasa miliki rasa ini, daya ikatnya begitu kuat. Berawal dari pertanyaan yang seringkali membuat saya bingung sendiri, apakah landasan sepasang mahluk hidup yang bernama laki-laki dan perempuan menikah? Karena...

Jangan Pernah Berhenti !

Gambar
Tak semua pertanyaan ada jawaban. Atau lebih tepatnya tak semua pertanyaan jawabannya sesuai dengan yang kita harapkan. Sebuah kenyataan bahwa semakin lama kita hidup, akan semakin banyak hal yang akan kita temukan.  Ada hitam, ada putih, dan pasti ada abu-abu. Menjadi apa kita diantara salah satu dari ketiga pilihan itu, adalah mutlak hak preogratif kita. Ketiganya memiliki kesempatan yang sama untuk kita pilih, hanya seringkali menjadi hitam atau abu-abu lebih menyenangkan dibanding menjadi putih. Hidup dan kehidupan memang senantiasa membawa kita pada suatu pencarian. Pencarian akan pertanyaan-pertanyaan hidup. Tak semua jawaban bisa kita mengerti, tapi yang harus kita yakini bahwa Allah tidak pernah mendesain suatu kejadian dengan tanpa alasan. Pertanyaan-pertanyaan hidup yang membuat kita mengambil keputusan kemana harus melangkah. Pertanyaan-pertanyaan hidup juga yang membuat kita berhenti untuk melangkah. Hidup tak selamanya sesuai dengan yang kita inginkan, t...