Postingan

Naluri itu Bernama Kekuasaan

Naluri. Kata itu beberapa akhir ini kerap kali ada dalam pikiranku. Berbagai peristiwa yang saya alami dan mulai saya sadari seringkali tertuju pada kata itu “naluri.” Tak perlu membuka kamus besar Bahasa Indonesia untuk memahami kata ini karena memang kata ini sudah begitu akrab dengan telinga kita. Sesuatu hal yang ada di setiap mahluk yang disebut manusia. Kira-kira siapa ya yang pertama kali memperkenalkan terminologi manusia? Ah tapi bukan saatnya membahas masalah terminologi manusia.hhe Saya hanya ingin menulis tentang naluri ! Saya menyebut naluri sebagai sesuatu hal yang ada di alam bawah sadar manusia dan dia tanpa disuruh memiliki inisiatif untuk menggerakkan manusia. Sederhananya tanpa ilmu pun naluri itu ada dengan sendirinya. Misal kita suka sama orang itu bisa disebut naluri manusia, kita suka akan segala hal yang membingkai dunia bisa disebut juga sebagai naluri manusia. Kayaknya nggak usah memberikan contoh semua orang juga tau apa itu naluri,hhe. Maaf-maaf J Jadi w...

arief cinta ALLAH, cinta banget

Terkadang kita malu dan enggan untuk mengatakannya. Tapi semoga setelah ini kita tak lagi enggan untuk mengatakannya di setiap sujud, di setiap kita mendapatkan kebahagiaan, di setiap kita mendapatkan pujian, pun di saat kita mendapat cobaan berupa kesedihan. Karena hanya Allah yang pantas menpadatkan cinta sejati.. Mengakui dan meyakini keberadaanNYA tapi terkadang saya sering menduakanNYA. Kalimat ini cukup menggambarkan apa yang telah saya lakukan selama ini. Allah yang telah begitu baik, memberikan cinta dan kasih, iya Allah itu Maha Pengasih dan Penyayang. Malu jika ingat pengkhianatan yang telah saya lakukan tapi sungguh Allah begitu baik masih memberi saya kesempatan untuk memperbaiki diri. Dan bahkan Allah yang menunjukkan satu-persatu jalan yang seharusnya aku pilih. Segala puji hanya milikMU ya Rabb... Emmm bahkan kadang mulut ini terlalu susah untuk membalas cinta kasih yang diberikan oleh Allah. Tapi saat dengan mahluk yang diciptakan olehNYA malah mulut ini terlalu mud...

Kontemplasi

Heningmu tak lagi membawa kedamaian Begitu juga dengan tawamu Terasa hampa tak terasa dan Dia,,, Tetap berkuasa meskipun semua mahluk mengkhianatiNYA Dan akan tetap berkuasa selamanya Kesunyian dan kesepian ini entah smpai kapan akan berlalu Merasa menjadi orang tak berguna karena tidak tahu harus melakukan apa Mendekat ke arah kiri hati terasa terbohongi Mendekat ke arah kanan merasa tidak pantas menjadi bagian Sedangkan waktu akan terus berjalan Haruskah cita-citamu kau gadaikan hanya karena kalah dengan keadaan? Atau memang kamu memilih untuk menjadi seorang pecundang? Semua tahu bahwa kamu sendiri melewati semua ini Tak ada satupun orang saat ini yang benar-benar mengerti keadaanmu Bahkan kedua orangtuamu Sungguh memang berat apa yang sedang kau alami kawan Dahulu keadaan memanjakanmu Selalu saja ada orang disampingmu Tapi sekarang lihatlah dirimu? Sendiri, bagaikan musafir yang berada di tengah padang pasir Sisi hitammu tetap s...

JANGAN DULU MENCACI !!! Bisa jadi kita bagian dari KORUPTOR. Mungkinkah?

Apa yang terjadi di suatu negara bisa terlihat dari apa yang dilakukan oleh para pemudanya. Jika mayoritas para pemuda lebih suka cara instan, tidak mau bekerja keras, dan cenderung-cenderung bermalas-malasan bisa disimpulkan negara itu akan terpuruk sekarang dan di masa yang akan datang. Karena pemuda adalah cerminan suatu negara. Mencoba berpikir sederhana. Iya mungkin itu yang bisa kita lakukan. Memahami fenomena yang makin hari makin sulit sya atau mungkin juga saudara untuk sekedar dimengerti. Tpi bukan berarti optimisme itu hilang dalam diri kita. Tidak, tidak sama sekali. Karena optimisme itu yang akan terus menjadi bahan bakar untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita. Tak usah bertanya pada ahli untuk sekedar memahami keadaan negeri ini. Siapapun saya yakin pasti dengan lancar akan menjelaskan kebobrokan negeri ini. Negara yang katanya jamrud khatulistiwa . Ahhh... apa mungkin julukan itu masih bisa dibanggakan masyarakat negeri ini? Emmm setidaknya kita yag harus tetap memelihara...

Masihkah ada sinar bintang?

(Senin, 28 Februari 2011) Saat semua terlihat semakin gelap... Bintang yang biasanya bersinar itu mulai redup, Malas, resah, gelisah, malu, dan takut untuk kembali bersinar, Bukan, sungguh bukan karena kalah dengan keadaan tpi karena sulitnya menemukan arah, Arah yang membawa seorang manusia mencapai apa yang ia inginkan, Andaikan peta itu segera ditmukan mungkin keadaan tidak lagi seperti ini, Terkadang peta Tuhan dan peta manusia berbeda tujuan, Saat seperti ini, Tak ada kata selain pasrah dan tunduk terhadap Sang Pemilik Kehidupan, Tapi apa salah jika kita berharap bisa menyesuaikan? Menyesuaikan keinginan Tuhan dan keinginan bintang? Ahhh jangan terlalu banyak berharap, Yang pasti Tuhan itu tau melebihi apa yang kita tahu, Hanya ada dua pilihan, Biarlah Tuhan yang menentukan atau tinggalkan Tuhan, Tuhan tak butuh kita, Tapi kita yang butuh Tuhan, Kupasrahkan segala sesuatunya hanya padaMu duhai Tuhan, Tpi berilah hamba kekuatan agar bisa terus be...

Ade Makmur : Sosok yang Tenang tapi begitu Menakjubkan Part 1

Seseorang yang sangat menginspirasi bagi siapapun yang sedang belajar di FISIP UNPAD Sudah lama sebenarnya saya ingin menuliskan kekaguman saya pada hamba Allah yang begitu luar biasa ini. Sederhana, sangat cerdas, kalem, tawadhu, taat, rajin, sangat bertanggunjawab. Iyah itulah sedikit ciri-ciri yang melekat pada beliau. Ade Makmur nama lengkap beliau. Tokoh inspirasi saya selama belajar organisasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran. Saya lupa kapan tepatnya saya pertama kali kenal beliau. Cuman memang pada awalnya saya dikenalkan oleh senior saya di BEM yang juga menjadi salah satu tokoh idola saya. Beliau adalah Kang Rahmat. Seringkali beliau menceritakan begitu hebatnya sosok yang bernama Ade Makmur tersebut. Sebagai orang yang sedang belajar menjacari tau tentu keinginan untuk bisa bertatap muka langsung dengan sosok yang begitu luar biasa tersebut membuncah dalam hati ini. Senyum manis dan tulus beliau adalah hal pertama yang saya rasakan saat ...

Sepi itu Membawa Kedamaian

22 : 36 16 Februari 2011 Semangat datanglah untukku... Sudah beberapa hari ini aku tersibukkan oleh berbagai macam revisi skripsi yang diberikan oleh dosen pembimbingku. Seringkali berlama-lama di depan komputer untuk coba memperbaiki lembar demi lembar. Bahkan lebih tepatnya aku sudah mulai bosan membuka microsoft word,hhe. Emm tapi inilah ujian yang harus ak lewati, tak peduli orang mau berkata apa. Yang penting aku telah memutuskan untuk menyelesaikan hasil penelitian ini lewat sebuah karya yang bernama skripsi. Tak ada kopi, tak ada perhatian dari lawan jenis, tak ada pula makanan di meja, tapi satu hal yang aku rasakan selama kesendirianku beberapa hari ini. Allah memberiku kedamaian yang begitu sangat luar biasa. Entah dari mana datangnya, tapi aku bersyukur Allah memberiku nikmat yang sungguh begitu luar biasa ini. Terkadang memang ada perasaan rindu akan perhatian kaum hawa entah dalam bentuk Ibu, saudara, atau kekasih. Ahhhh tapi buat apa mengharapkan hal yang seharu...

Pak Mat Yusak Sang Imam Abadi Mushola

10 Februari 2011..... (ingin sekali bisa belajar dari keistiqomahan beliau) Sederhana, tawadhu, kalem, dan sedikit ngomong. Iya,, begitulah kurang lebih ciri-ciri beliau. Sudah lama sebenarnya aku ingin menceritakan sosok beliau. Beliau adalah imam di langgar (istilah jawa untuk mushola) dari awal aku sholat di langgar sampai saat ini. Beliau tetap menjadi imam abadi. Tak ada satupun yang bisa mengganti posisi beliau terkecuali kalau beliau sedang sakit atau berhalangan saja. Pak Mat Yusak,, aku sering memanggilnya begitu meski aku sendiri gak tau nama lengkap beliau sebenarnya siapa.hhe. Banyak hal yang bisa aku ambil pelajaran hidup dari seseorang yang bertubuh kecil dan berambut putih ini. Awalnya sempat beberapa kali aku silang pendapat terutama saat aku mulai mengerti dunia selain di desaku. Tepatnya saat beranjak sma, seringkali aku menemukan hal-hal yang sifatnya doktrinisasi dan tidak membuka hal-hal luar yang mungkin juga ada nilai manfaatnya. Tapi baru sekarang aku sad...

CURAHAN HATI SEORANG YANG SEDANG MENGERJAKAN SKRIPSI

26 Januari 2011 (20:05) Sebenarnya saya sudah lama ingin menuangkan apa yang adai di dalam otak ini tapi baru sekarang bisa terealisasikan,hhe. Saya mengakui susah memang menuangkan pikiran dalam tulisan ilmiah seperti skripsi tapi tidak menjadi halangan jika menyampaikan sesuatu dalam bentuk tulisan biasa meski tidak EYD tpi insya Allah bisa dipertanggungjawabkan,hhe. Selain itu, meski sekarang kita sudah jarang dipertemukan di kelas, semoga semangat untuk terus belajar tetap tertanam sampai kapanpun. Berawal dari kewajiban saya sebagai mahasiswa tingkat akhir,hhe, saya mengambil tema pengelolaan tambang emas dilihat dari translasi jejaring-aktor dalam skripsi saya yang kebetulan bertempat di Banyuwangi. Awalnya saya hanya ingin tahu sejauh mana peranan aktor-aktor yang terlibat dalam pengelolaan tersebut. Tapi lama-kelamaan kok semakin banyak pertanyaan dalam otak ini. Ada beberapa hal yang menjadi pertanyaan tersebut meski saya sudah melakukan triangulasi tetap saja belum men...

ATAS NAMA INVESTOR AKU RELAKAN KAMU “MEMPERKOSA” KEHORMATAN IBU PERTIWIKU

26 Januari 2011 (16 : 16) Indonesiaku sayang, Indonesiaku malang... Ada apa dengan dirimu ibu pertiwiku? Tiap kali nonton berita selalu aja ada berita heboh yang entah kenapa semakin mempertegas betapa bobroknya negara ini. Sampai kapan harus menjalani hari-hari yang penuh dengan berita suram ini. Tapi ya sudahlah sya masih sangat yakin Allah tidak akan pernah memberikan ujian di luar batas kemampuan yang dimiliki oleh mahluk-Nya. Ya sya sangat yakin akan hal itu... Tidak ada yang komentar jika sya punya pernyataan kalau negeri ini kaya dengan segala sumber daya alam yang tersimpan di dalamnya. Kalau ada yang menyangkal atau mempertanyakan sya sudah dapat pastikan orang itu bermasalah dengan sistem saraf di otaknya,hhe. Selalu saja muncul pertanyaan klise dari awal tahun negara ini berdiri sampai saat sekarang ini. Kenapa rakyat ini miskin? Kapan rakyat ini sejahtera? Kenapa masih banyak orang hidup tidak layak di negara ini? Kenapa, kenapa, dan kenapa? Susah memang menemukan j...

7 Desember 2010 (23.33)

Memaknai apa yang seharusnya kita maknai dan melakukan apa yang seharusnya memang kita lakukan. Jangan terburu-buru karena segala sesuatu ada tempat dan waktunya. Cukup dengan ikhtiar menjalankan peran sebaik yang kita mampu tanpa memaksa apalagi sampai harus protes pada sutradara. Emmm pelajaran ini rasanya patut untuk aku jadikan bahan perenungan dibalik kekacauan diri yang aku alami beberapa bulan terakhir. Berharap pada sesuatu yang belum semestinya aku harapkan dan bahkan lebih sering memaksakan keinginan yang justru menjauhkanku pada Sang Pemilik Kehidupan. Tapi biarlah aku lebih menyukai jalan ini J , meski beberapa orang meyakini apa yang aku lakukan tidak jelas. Setiap individu berhak menilai begitu juga dengan diriku berhak untuk berkeskpresi. Tuhan punya rencana sendiri... Terkesan sebagai bahasa penghibur kali ya,hhe. Tapi inilah kebahagiaan seorang hamba Allah. Menyandarkan segala keinginannya dengan keinginan Sang Pemilik Kehidupan. Bukan hal yang salah karena segal...

Utang, Hawa, Cita – cita, dan Tanggungjawab

1 Nopember 2010 Bagi beberapa orang mungkin yang aku alami terkesan biasa atau bahkan masalah yang ringan. Tapi aku yakin bagi beberapa orang yang lain mungkin bisa sebaliknya. Kalau harus menulis dari mana asalnya, kayaknya terlalu jauh deh.hhe. Tapi semoga sepenggal kisah ini bisa jadi pelajaran bagi siapapun yang berkenan membaca. Utang, mengharapkan kasih sayang dari lawan jenis (hawa), cita – cita, dan tanggungjawab. Kalimat ini yang mungkin paling tepat menggambarkan apa yang sedang aku alami sekarang. Karena memang complicated makanya aku menyebutkan semuanya. Masalah utang mungkin adalah masalah yang mungkin relatif paling berat pada posisiku sekarang. Selain karena memang masih meminta ke orang tua, utang yang dibebankan padaku relatif cukup besar. Emmm memang bukan karena aku yang membelanjakan uang sebanyak itu, tapi lebih karena rasa naluriku untuk ingin belajar tanggungjawab atas setiap amanah yang dikasihkan ke aku. Meskipun pada akhirnya aku tetap harus melibatkan o...

IWANKU SAYANG, IWANKU MALANG

23 Oktober 2010 Waktu yang memberikan jawaban atas semua tanda tanya yang ada pada manusia. Kalimat itu telah aku buktikan. Ada peristiwa yang luar biasa menurutku dengan apa yang aku temukan tadi pagi. Seperti biasa, layaknya anak kost pada umumnya. Pagi hari setelah mandi pasti pada sibuk nyari makanan untuk memenuhi kebutuhan energi biar aktivitas tetap berjalan sesuai dengan apa yang semestinya dilakukan. Warung yang paling murah di Jatinangor adalah tujuanku. Karena memang aku lagi tidak ada uang,hhe. Lebih tepatnya karena atmku lagi di bawa sama adekku. Awalnya aku tidak menyangka akan bertemu dengan adek didiku saat awal aku masuk kuliah di UNPAD. Tepatnya 4 tahun yang lalu. Mimpi itu sebenarnya adalah bagian dari mimpi besarku. Iya, aku ingin senantiasa bisa bermanfaat bagi umat. Berawal dari kesedihan hati melihat anak – anak kecil yang jualan di kampus, aku merasa tergerak untuk memberikan pengertian pada adek – adek itu akan pentingnya pendidikan dalam diri mereka. Alh...

ORANG PINTAR TAPI BODOH !!!

22 Oktober 2010 Terkadang sulit memahami apa yang menjadi kemauan manusia Indonesia yang katanya terkenal dengan keramahtamahannya. Gak tau sekarang masih pantas atau gak identitas itu melekat di “ktp” orang Indonesia. Tapi saya bukan mau menulis tentang makin hilangnya identitas itu melainkan saya ingin menulis tentang semakin maraknya orang pintar tapi bodoh di Indonesia.hhe.. Emmm sebenarnya tulisan ini terilhami dari makin gak jelasnya character building yang dibikin secara tidak langsung oleh para penguasa negeri ini. Ditambah juga oleh sikap masyarakat yang justru memperparah kondisi karena terlalu bergantung sama penguasa. Jelas dalam hal ini kecenderungannya akan kontroversial tapi semoga bisa menjadi bahan perenungan bagi siapapun yang berkenan untuk membaca tulisan ini. Jati diri adalah hal terpenting yang harus dimiliki oleh suatu bangsa jika bangsa itu ingin eksistensinya tetap terjaga. Tidak mati karena waktu dan tidak goyah karena intervensi darimanapun. Namun hal i...

KARENA TUHAN MAHA BERKEHENDAK

Jum’at, 24 September 2010 Beberapa hari terakhir banyak peristiwa yang luar biasa bagiku. Memang konsenstrasi hanya pada skripsi membuat rutinitasku banyak yang berkurang. Sehingga banyak hal yang bisa aku lakukan yang sebelumnya sangat sulit aku lakukan. Sekedar sharing dengan Bapak – Ibu, mendengar permasalahan saudara, hingga pada meninggalnya kakekku dan cucunya yang hanya berselisih seminggu. Sungguh tidak ada yang bisa tahu seperti apa hidup kita kelak. Sekali lagi kewajiban kita hanya berusaha memerankan sebaik mungkin akan skenario yang telah Allah gariskan pada kita. Salah satu kebahagian terbesarku adalah aku dikaruniai kedua orang tua yang sungguh luar biasa bagiku. Beliau lulusan sekolah rakyat semuanya. Tapi aku mengakui kemampuan beliau sungguh luar biasa dalam memerankan skenario yang Allah gariskan selama ini. Belajar tanggung jawab itu yang selalu beliau sampaikan pada ketiga anaknya. Semoga Allah berkenan merahmati dan melindungi kedua orang tuaku sampai saat ...